Ternate – Balai Besar POM (BBPOM) di Manado bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate menyelenggarakan Penyebaran Informasi Produk Pangan dan Obat Tradisional di Kota ternate tangal 4 September 2014. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas hasil pengawasan Pos POM Ternate yang masih menemukan adanya bahan berbahaya pada ta’jil ramadhan serta masih ditemukannya obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Nurbaity Radjabessy,SH,MPH membuka acara secara resmi sekaligus sebagai narasumber daerah menyampaikan terimakasih atas koordinasi yang sudah berjalan dalam pengawasan obat dan makanan, beliau juga menyarankan agar kedepannya ada MoU antara Dinas Kesehatan Kota Ternate dan BBPOM di Manado terkait pengawasan obat dan makanan serta tindak lanjut yang diperlukan sesuai kewenangan masing – masing.
Kepala BBPOM di Manado Dra. Susan Gracia Arpan, Apt., M.Si yang turut serta dalam kegiatan tersebut menyampaikan dan memperkenalkan BBPOM di Manado sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM di Provinsi Sulawesi Utara dimana catchment area.nya meliputi Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, beliau juga menyampaikan tentang Pos POM Maluku Utara yang sedang diupayakan menjadi Balai POM di Sofifi. Kegiatan yang diiuti sebanyak 20 peserta ini mencakup Pengurus PKK di wilayah Kota Ternate, Pemilik Sarana Distribusi Obat Tradisional, Mahasiswa, Perangkat Desa/ Kelurahan di wilayah Kota Ternate serta petugas dari Dinas Kesehatan Kota Ternate. Kegiatan ini juga merupakan wujud dari Misi Badan POM dalam Mengoptimalkan Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan di Berbagai Lini dan Memberdayakan Masyarakat agar Mampu Melindungi Diri dari Obat dan Makanan yang Berisiko terhadap Kesehatan, dengan kata lain konsumen sebagai lini terakhir dalam pengawasan obat dan makanan dapat menjadi konsumen yang cerdas dalam membeli kebutuhan pangan dan obat tradisional.
BBPOM di Manado