Penguatan Manajemen Pangan Fortifikasi Sulut

17-11-2015 Manado Dilihat 1569 kali

Fortifikasi atau penambahan suatu zat gizi pada pangan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam peningkatan kondisi gizi masyarakat melalui pangan yang sering dikonsumsi seperti penambahan iodium pada garam, vitamin a pada minyak goring sawit, serta Fe, Zn, vitamin b1 dan b2  pada tepung terigu.

Balai Besar POM di Manado beserta lintas sektor terkait di Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan Penguatan Manajemen Pangan Fortifikasi yang diselenggarakan pada tanggal 10 November 2015 di Big Fish Restaurant. Acara yang dibuka langsung oleh Dra Susan Gracia Arpan,M.Si,Apt selaku Kepala Balai Besar POM di Manado dan narasumber dari Badan POM RI Dra Choirun Nisa,Apt ini selain menjalin penguatan manajemen di bidang pangan fortifikasi juga membeicarakan mengenai langkah yang dapat dilakukan masing masing instansi terkait implementasi pangan fortifikasi.

Lintas sektor yang turut serta dalam kegiatan ini antara lain BAPPEDA, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Karantina Pertanian, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan dan Kominfo, Majelis Ulama Indonesia, Tim Penggerak PKK dan juga civitas akademika Universitas Sam Ratulangi.

Dalam hal ini Bappeda, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan turut mengambil bagian menjadi narasumber dari kegiatan ini. Dan diharapkan tujuan pemerintah dalam melaksanakan program pangan fortifikasi dapat lebih mudah dengan adanya kerja sama dan koordinasi dari semua lintas sekt or terkait terutama di Provinsi Sulawesi Utara.

 BBPOM di Manado

Sarana