Manado – Dalam rangka peningkatan pengawasan pangan termasuk menjelang hari besar keagamaan, selama tiga hari berturut – turut dari tanggal 2 – 4 Juli 2014, Balai Besar POM (BBPOM) di Manado melakukan pengawasan ta’jil di Kota Manado yang dijajakan selama bulan ramadhan. Pengawasan mencakup sampling dan uji di mobil laboratorium kelilingdi 3 (tiga) titik meliputi daerah Tikala, Kampung Ternate dan Mapanget. Sampel diuji apakah mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, kuning metanil dan rhodamin , dari 93 (sembilan puluh tiga) sampel yang diuji di mobiul laboratorium keliling, terdapat 4 jenis item sampel Tidak Memenuhi Syarat karena mengandung rhodamin B. Produk yang ditemukan TMS tersebut diamankan dan dimusnahkan ditempat oleh pemilik/penjual dan disaksikan oleh petugas BBPOM Manado. Pemilik/penjual diberikan pembinaan agar kedepannya untuk tidak menyalahgunakan bahan berbahaya ke dalam produk pangan.
Melalui media cetak dan elektronik yang turut serta dalam meliput pengawasan terebut, Kepala Seksi Pemeriksaan BBPOM di Manado Sukriadi Darma, S.Si., Apt menghimbau kepada para penjual untuk selalu menggunakan Bahan Tambahan Pangan yang diperbolehkan dan tidak menyalahgunakan bahan yang dilarang ditambahkan dalam produk pangan. Intensifikasi pengawasan pangan buka puasa merupakan salah satu bentuk komitmen Badan POM RI dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat terutama dari produk pangan yang tidak memenuhi syarat.
BBPOM di Manado